I.
KASUS
POSISI
KOMPAS.com.
Asnawi, warga Lawang Gintung RT04/06, Kelurahan Lawanggintung, Bogor,
kehilangan sepeda motor Yamaha Mio nopol F 5022 BU, di areal parkir LBPP Kids
Tanah Sereal, Bogor, sekitar pukul 21.40 WIB, hari Minggu tanggal 4 Maret 2012.
Saat itu korban tengah menghadiri undangan. Ketika korban
kembali, motor yang diparkirnya sudah tidak ada di tempat. Petugas kemudian
mengembangkan penyelidikan.
Pada
tanggal 6 Maret 2012. Pelaku pencurian melintas di Jalan Bantar Kambing menggunakan
sepeda motor Mio warna putih Nomor Polisi F 2993 LR. Anggota menghentikannya
dan kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku, MY alias Tomi (27) yang
berprofesi sebagai buruh, oleh petugas Kepolisian Resor Bogor Kota.
Guna melengkapi barang bukti
hasil kejahatan, petugas melakukan penggeledahan di kediaman tersangka di
Kampung Bojong Tengah RT 01/02, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur,
Kabupaten Bogor. Diketemukan plat nomor F 5022 BU diketahui Plat nomor sepeda
motor Yamaha Mio yang telah dicuri dan plat nomor kendaraan lain Nomor F 4624
ND dan B 6474 SNL. Selain itu petugas menemukan kunci letter T.
II.
ANALISIS
A.
Pasal yang dikenakan :
Pasal 362 KUHP
yang berbunyi : ”Barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya
atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan
hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun
atau denda paling banyak enam puluh rupiah.”
B.
Perumusan Tindak Pidana :
Pasal
362 KUHP ini merumuskan unsur-unsurnya,
serta menyebutkan kualifikasinya.
C.
Penguraian Unsur – Unsur pasal 362 :
·
Tindak pidana dalam Pasal 362 KUHP
ini termasuk dalam kategori delik formil, karena dititik beratkan pada perbuatan
yang dilarang.
·
Subyek : Barang siapa (Yang dimaksud dengan ”barangsiapa” dalam pasal ini
ialah orang atau subyek hukum yang melakukan tindak pidana, dapat dimintai
pertanggungjawaban, serta tidak ada dasar pemaaf dan pembenar).
Penjelasan : Dalam kasus ini subyeknya yakni MY alias Tomi.
·
Unsur Obyektif :
-
Mengambil
-
Objeknya barang sesuatu
-
Keadaan yang menyertai barang itu (
seluruhnya atau sebagian milik orang lain )
Penjelasan : Dalam kasus ini MY mengambil sepeda motor yang
bukan miliknya, melainkan milik Asnawi, warga Lawang Gintung, Bogor. MY
mengambil sepeda motor yang diambil seluruhnya, atau dengan kata lain sepeda
motor seutuhnya. Dengan demikian unsur obyektif ini terpenuhi.
·
Unsur Subyektif :
-
Sengaja, dengan kata “dengan maksud”
untuk dimiliki
-
Bersifat melawan hukum
Penjelasan : Dalam kasus ini , Tindakan MY tersebut melawan
hukum formil secara jelas yakni pasal 362 KUHP, dan juga hukum materiil yakni
yang oleh masyarakat tidak dibolehkan. Dengan demikian unsur subyektif
ini terpenuhi.
·
Obyeknya : Barang bergerak ( dapat
dipindahkan )
Penjelasan : Dalam kasus ini, obyeknya adalah sepeda motor.
·
Kualifikasi delik : Pencurian
III.
KESIMPULAN
Berdasarkan kasus posisi diatas, dapat diketahui bahwa kasus
tersebut merupakan kasus pencurian, yakni obyek pencurian tersebut adalah
sepeda motor milik korban (Asnawi, warga Lawang Gintung RT04/06, Kelurahan
Lawanggintung, Bogor ).
Berdasarkan analisis diatas, maka kasus pencurian ini dapat
dikategorikan sebagai pencurian pokok. kasus ini dapat dikenakan pasal 362 KUHP
tentang pencurian. Karena seluruh unsur - unsur yang terdapat pada pasal 362
KUHP ini telah terpenuhi, maka pelaku ( MY alias Tomi, warga Kampung Bojong
Tengah RT 01/02, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor ) dapat
diancam karena pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau
denda paling banyak enam puluh rupiah.
Hay mas nan
BalasHapusJika agan ingin menambah wawasan di dunia hukum, mohon kunjungannya ke blog saya www.bisahukum.blogspot.com
BalasHapustrimakasih, sangat membantu
BalasHapus